Rabu, 10 Juli 2013

Omen

Judul buku : Omen
Pengarang : Lexie Xu

Erika dan Eliza dua saudara kembar yang berbeda. Secara fisik dan muka mereka memang mirip tapi secara penampilan mereka berbeda jauh. Eliza gadis paling cantik di sekolah sekaligus populer. Si feminim dengan rambut panjang dan seragam yang selalu rapi. Dia selalu menjaga imagenya sebagai seorang gadis yang populer. Bertolak belakang dengan Erika, gadis ini berambut pendek dan berpenampilan serampangan. Dia sering membolos,tidak mengerjakan pr,membantah guru akan tetapi Erika meraih juara umum di sekolahnya mengapa? Sebab Erika mempunyai ingatan fotografis. Dia tak bisa melupakan apa yang pernah ia dengar dan lihat. Perbedaan yang mencolok inilah yang membuat mereka bermusuhan. Di tambah lagi orang tua mereka lebih menyayangi Eliza di bandingkan Erika.

Kehilangan dua orang murid di sekolah mereka membuat pihak sekolah menjaga ketat murid-muridnya. Sekolah mengadakn suatu karya wisata menonton pesulap. Di sana Erika di hipnotis dan ia membayangkan ia membunuh Eliza. Sepulang dari sana Erika merasa dirinya semakin aneh. Suatu hari, Eliza di temukan dengan penuh luka. Semua bukti mengarah bahwa Erika adalah pelakunya. Pada malam kejadian memang Erika dan Eliza bertemu disebuah pesta, Erika menghancurkan pesta sang tuan rumah berserta anggota gengnya sedangkan Eliza sebagai tamu. Sepulang dari pesta Eliza malah menghilang dan Erika sama sekali tidak ingat apa yang terjadi setelah Ia pulang ke rumah. Erika di hujat oleh ayah dan ibunya , di sekolah pun ia di beci bahkan tiga orang sohibnya tidak percaya padanya. Di bantu dengan tukang ojek langganannya dan seorang murid cupu bernama Valeria, Erika mencari bukti bahwa dirinya tidak bersalah. Tetapi masalah semakin bertambah parah , ketika pacar Eliza di temukan oleh Erika bersimpah darah. Erika lalu kabur lagi. Akhirnya mereka berhasil menemukan pelakunya. Seorang pesulap yang sempat menghipnotis Erika saat cara wisata sekolah. Tak disangka-sangka pelaku dan otak di balik semua kejadian itu adalah ELIZA. Dan korban yang di kira Eliza dan pacarnya itu adalah kaka kelas mereka yang hilang yang telah di ubah mukanya sehingga semirip Eliza dan pacarnya.
Kebenaran selalu menang, Eliza masuk penjara, ayah dan ibu Erika tetap mendukung Eliza. Erika yang terbukti benar tetap di anggap bukan anak oleh orang tua dia sendiri. Untunglah setelah kehilanga  tiga sohibnya dia mendapatkan seorang sahabat baru Valeria. Dan juga pacar , si tukang ojek yang ternyata adalah seorang pengusaha muda.




Membaca novel ini membuat jadi takut, tapi novel ini masih kalah di bandingkan the Johan series(terdiri dari 4 buku) karangan Lexie Xu yang lainnya. Tapi cukup membuat deg degan dan parno sendiri. Endingnya tidak di sangka sangka bahwa Eliza pelakunya. Keasyikan dari membaca buku ini adalah gaya bahasanya yang enak di baca. Tetai alurnya adalah alur campuran untuk membaca novel ini harus di sertai kecermatan agar mengerti detail demi detail yang di sampaikan penulis. yah, setidaknya bintang 3 dari 5 untuk novel psikopat yang satu ini.

*review berdasarkan penulis blog ini,berdasarkan opini pribadi*

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Show Me The Stars Template by Carly Lloyd Designs